[Review #53] A Rogue in Texas by Lorraine Heath

16034535

Title : A Rogue in Texas (Belenggu Masa Lalu)

Author : Lorraine Heath

Publisher : Dastan Books (Translation)

Pages : 412 pages

Rate : 5 of 5 stars

Buy From : Dastan Publisher (IDR 11.500)

Blurb :

Abigail Westland adalah seorang wanita yang sederhana sekaligus mandiri serta tangguh. Setelah suaminya gugur dalam perang, Abigail harus bekerja keras di perkebunan kapas miliknya bersama ketiga anaknya yang masih kecil.

Grayson Rhodes pergi ke Texas untuk mencoba peruntungannya demi menjadi tuan tanah dan mendapatkan rasa hormat yang tak pernah didapatkannya karena terlahir sebagai anak haram seorang duke. Di negeri asalnya, Inggris, ia terkenal sebagai pria bereputasi buruk, penggoda wanita-wanita yang sudah menikah, namun tak pernah merasakan cinta dan dicintai seumur hidupnya. Ia tak menyangka di negeri baru yang sepanas neraka ini, ia harus bekerja keras di ladang kapas seorang janda mungil yang pemberang dan keras kepala yang mampu menembus hatinya. Kepolosan dan kasih sayang yang dimiliki Abigail perlahan mampu meluluhkan Grayson. Sementara itu, Abigail belum pernah bertemu dengan pria yang mampu membuatnya tertawa dan melupakan beban hidupnya meskipun hanya untuk sementara.

Apakah ambisi Grayson mendapatkan tanah akan membuatnya memilih harta dibandingkan cinta? Akankah cinta mereka akan merekah di tengah beratnya beban hidup yang mengimpit mereka? Apakah masih ada kebahagiaan untuk mereka di tengah kerasnya perjuangan hidup?

Halo teman-teman, hihihi nggak kerasa, udah lama banget nggak baca buku historical romance begini. Dan lagi-lagi, aku kembali dengan buku Lorraine Heath. Pertama, aku menemukan buku ini pas iseng-iseng buka website Dastan. Terus, ngeliat harganya yang IDR 11,500… Hmmm.. tunggu apa lagi? Well, aku masuk salah satu banci diskon :”) (adakah istilah itu?)

Jadi, aku memberikan 5 bintang untuk buku ini. Kenapa?

Pertama, aku suka covernya. Tenang, teduh, tapi juga cerah. Covernya seperti… “beli aku beli aku beli aku!”

Kedua, aku suka sama cerita-ceritanya Lorraine Heath. Termasuk buku yang satu ini. Ceritanya sih sebenarnya sudah ketebak, tapi konfliknya nggak ketebak. Lorraine hebat 😀 nggak sabar baca buku kedua dan ketiganya!

Ketiga, dari segi sinopsis jelas sudah menarik.

Okay, jadi, buku ini menceritakan tentang seorang janda yang harus menafkahi ketiga anaknya sendiri. Suaminya dikabarkan sudah meninggal akibat perang yang terjadi di Texas beberapa saat lalu.

Abigail Westland, janda itu, menyambut Grayson Rhodes dan teman-temannya yang datang dari Inggris dengan tidak hormat. Mereka dikirim ke Texas untuk membantu Abbie dan rakyat lainnya menanam dan memanen kapas. Menurut Abbie, mereka mungkin akan kabur secepatnya dari England. Bahkan tangan Grayson berkali lipat jauh lebih halus daripada tangan Abbie. Bagaimana mungkin ia bisa tahan?

Grayson Rhodes, bersama kedua teman akrabnya, Harry dan Kit, terpaksa tinggal disana. Karena dibuang oleh keluarga mereka. Karena mereka tidak diinginkan, setidaknya itulah yang mereka pikirkan. Sebagai anak haram, anak di luar pernikahan, Grayson merasa terbuang. Memang ayahnya mencintainya, ayahnya memberikan semua yang diinginkannya, tetapi yang menjadi duke tetaplah anak kandung dari ayah kandung dan ibu tirinya.

Abbie dan Grayson, mungkin disatukan oleh kapas yang menjadi saksi bisu cinta mereka. Bersama, pelan-pelan Grayson mulai melupakan keinginannya untuk kembali ke Inggris. Grayson dekat dengan ketiga anak Abbie, yang sudah ia anggap anak sendiri. Abbie dan Grayson merajut cinta mereka setiap malam disinari cahaya bulan. Abbie adalah gadis lugu, berbeda dengan perempuan incaran Grayson yang selalu agresif, Abbie malu-malu.

Walaupun begitu, Abbie tidak mudah ditaklukkan. Abbie memiliki trauma masa lalu yang disebabkan suaminya, John. Masalah semakin rumit ketika akhirnya Grayson ingin menikahi Abbie, John, yang dikatakan sudah meninggal, kembali ke lahan kapas itu.

Tepat beberapa hari sebelum pernikahan Abbie dan Grayson dilangsungkan, mereka harus dipisahkan oleh takdir yang tidak bisa ditentang. Tentu saja apabila John kembali, artinya Abbie masih resmi sebagai istri nya, masih belum janda. Apalagi Abbie terlihat senang John kembali.

Apa yang harus dilakukan oleh Grayson dan Abbie? Apakah sebenarnya Abbie masih mencintai John dan Grayson hanya pelariannya? Belum lagi, Abbie mengusir Grayson untuk tidak kembali ke hadapannya apabila masih mencintainya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s