[Review #49] Who Are You? by Lim Eun Hee

Image

Title : Who Are You?

Author : Lim Eun Hee

Publishers : Penerbit Haru

Translator : Vina Marlia

Proofreader : Dini Novita Sari

Total pages : 320 pages

Get From : Penerbit Haru as Media Partner

You can buy from : Owl Book Store

Rate : 4 of 5 stars

Blurb :

Song Ah Ri

Siapa pria itu? Pria yang sanggup memberi cinta sehangat itu?

Selama ini, Ah Ri selalu bermimpi tentang seorang pria yang tak dikenalnya. Sampai akhirnya secara tak sengaja ia bertemu dengan pria itu, dan Ah Ri pun yakin bahwa mimpi-mimpinya tersebut adalah suatu “ramalan”.

 

Yoon Ian

Jangan menangis lagi. Mengapa kau sering sekali menangis?

Song Ah Ri hanyalah seorang gadis yang baru kemarin Ian kenal. Jadi… mengapa gadis itu bisa mengatakan suka padanya? Lalu… bagaimana ia bisa tertidur di samping gadis tersebut?

 

Kim Gana

Maafkan aku, Gyu Wan…. 

Kematian Gyu Wan—teman baik Yoon Ian sekaligus kekasih Kim Gana—beberapa tahun lalu masih membuat hati wanita itu terperangkap. Gana pun tak bisa begitu saja mengaku bahwa sebenarnya Ian-lah yang ia cintai. Namun, setelah percobaan-percobaan bunuh diri Ian serta pertemuan pria itu dengan seorang gadis aneh dan mencurigakan, Gana tahu dirinya harus segera bertindak.

Hello semuanya! ^^ Akhirnya, long weekend ini (baca : cuti di hari Jumat) aku bisa baca sepuasnya. Dan, aku menyelesaikan buku ini dalam waktu 4 jam. Hehehe, cukup lama sih, kemampuan baca cepatku menurun karena sudah satu bulan lebih nggak baca buku >/////<.

Setiap buku pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Hehehe, tentunya buku ini juga salah satunya. Tapi, kelebihannya banyak kok dibandingkan kekurangannya. Hehehe, pertama, aku bahas dari cover dulu ya.

Cover buku ini aku beri nilai 5. Karena Penerbit Haru bisa memilih warna cover yang simple, tapi menarik perhatian orang. Dengan 2 orang di cover (perempuan dan laki-laki) yang wajahnya khas banget wajah orang Korea, jadi semakin penasaran. KIra-kira bagaimana ya kisah dari 2 orang yang ada di cover itu?

Dari segi judul, sudah pasti bikin orang penasaran. Termasuk aku yang memang memilih buku berdasarkan judul. “Who Are You?” ini bikin orang penasaran. Kenapa judulnya Who Are You? Siapa sih You yang dimaksud? Apa salah satu dari 2 orang yang di cover itu ada yang hilang ingatan? Penasaran nggak, sih? Aku sih, penasaran 🙂

Nah, kemudian sekarang, saatnya bahas kelebihan dari isi buku ini. Isi nya sih simple, percintaan biasa yang dibuat dalam genre sad romance dan drama. Cinta segitiga yang membuat akal sehat tidak lagi dipakai. Cinta antara manusia dengan manusia yang egois. Simple, tapi menyentuh hati. Untuk alur cerita ini, aku kasih rate 4. (Pembahasan lebih lanjut nanti aku tulis di bawah).

Kekurangan buku ini, cuma satu kok. Yaitu, masih ada beberapa typo yang aku temukan. Tapi dibanding buku terjemahan Penerbit Haru lainnya, seperti nya buku ini yang paling minim typo :D. Jadi, ini dia typo-typo yang sudah aku catat :

1. Halaman 134 – Jung Gyu Won. Padahal, sebelumnya namanya disebut Gyu Wan. Tapi di halaman 134 – 136 (kalau tidak salah) namanya menjadi Gyu Won. Kemudian, setelah itu namanya kembali menjadi Gyu Wan. Sedikit membingungkan hehehe.

2. Halaman 147 – “Apa maumu? BIcara yang jelas! Sekarang aku sudah sadar. Gara-gara kau, aku bisa langsung sadar dari pengaruh alkohol. **tanpa tanda petik tutup.

3. Halaman 213 – “Setiap kali kau bersikap seperi itu, aku… aku… merasa ingin mati saja.” **harusnya seperti.

4. Halaman 191 – “Meskipun sepanjang hari murung dan lesu, tapi kalau mendapat hadiah seperti itu mungkin sepanjang minggu ini ini aku akan ceria lagi dan bisa tersenyum terus.” **ini nya double.

Hehehe, hanya 4 sih yang aku temukan, dan sepertinya memang hanya segitu.. Untuk ini, aku beri nilai 3.

Nah, ini dia yang paling aku suka. Beberapa quotes dari buku ini :

1. Halaman 20 – Jangan hanya jalani cinta yang menyedihkan. Kalau terlahir kembali, kumohon jangan hanya jalani cinta yang menyedihkan.

2. Halaman 58 – Aku begitu mengenalmu, tapi mengapa kau tidak mengenaliku?

3. Halaman 126 – “Aku melihatmu terus melalui jendela ini. Saat kau menari dengan gembira, atau saat kau memainkan tamborin, tak ada yang terlewatkan. Hanya kau yang kulihat.”

4. Halaman 171 – “Mulai sekarang, kau jangan lagi ada di depanku. Kau juga tidak boleh ada di belakangku.”

5. Halaman 171 – “Oleh karena itu, mulai dari sekarang, kau harus selalu duduk di sampingku. Seperti ini, selalu.”

6.Halaman 172 – “Kau… Jadilah kekasihku.”

7. Halaman 183 – Akal sehat tak bisa memaksa hati nurani.

8. Halaman 190 – Mungkin inilah cinta, dimana 99%-nya adalah rasa benci. Namun, sisa 1% itulah yang mampu menghilangkan semua kebencian. Berkat 1% tersebut, rasa kecewa dan benci pun memudar.

9. Halaman 250 – “TIdak soal apa yang akan terjadi, apakah kau tetap memercayaiku?”

Hehehe, bagaimana? quote nya bagus-bagus ya? Kemudian, ada jugaaaaaa beberapa dialog yang buat aku senyum-senyum sendiri. Mau tahu?

1. Halaman 172 – “Ingat ya, kalau membantah, Oppa akan marah.”

2. Halaman 189 – “Lain kali, kalau Oppa tidak menjawab telepon,kau harus mencobanya terus, ya. Jangan berhenti.”

Yaampun, gemes banget sama tokoh laki-laki ini >//////< kepingin pacarin, eh, jangan deng, ntar Song Ah Ri sama siapa? Kekeke.

Jadi, setelah banyak kelebihan dari buku ini, tentu dong kalian semakin penasaran, bagaimana sih ceritanya? Check it out!

Song Ah Ri, gadis berumur 26 tahun itu baru saja diputusi pacarnya, Ah Sung. Apalagi, ternyata Ah Sung memutuskannya karena Ah Sung menyukai Won Hee, sahabat terdekatnya. Song Ah Ri pun memutuskan untuk pergi ke Tero, salah satu bar terkenal dan ia pun meminum banyak alkohol. Karena banyak minum, Ah Ri ingin sekali ke toilet, kemudian, ia melihat salah satu pintu yang terbuka. Ah, pasti itu toilet!

Ah Ri yang mabuk pun datang ke ruangan tersebut, dan ternyata ada banyak laki-laki di dalam sana. Yang lucunya, Ah Ri berkata, “Ah, kalian siapa? Di sini kan toilet khusus wanita. Sepertinya kalian semua laki-laki, tapi kenapa ada di toilet wanita? Tempat ini memang kotor sih, tapi… ah, ini bukan waktunya mengobrol. Aku sudah tak tahan lagi.”

Di ruangan itu, ada Min Suk, Gyun Tae, dan Ian yang sedang minum bersama. Yoon Ian, laki-laki yang selama ini tiba-tiba muncul dalam mimpi Ah Ri begitu saja. Mimpi yang selalu membuat Ah Ri merasa sedih. Karena mimpi itu mengisahkan Yoon Ian dengan dirinya yang harus berpisah, karena Ian meninggal. Tangisan itu, Ah Ri terus mengingatnya.

Min Suk dan Gyun Tae tertawa meledak, sementara Ian tersenyum tipis. Namun, senyuman tipis itu tertangkap oleh Ah Ri.

“Eh? Eh? Eeeeh…?” Ah Ri sungguh mengenal wajah itu, dan ternyata wajah tampan itu nyata, bukan hanya sekadar mimpi. Ian pun bingung dan bertanya, “Kau kenal aku?”. Tiba-tiba, Ah Ri menangis.

“Kenapa kau selalu mengatakan itu padaku? Kenapa? Dan kenapa kau selalu menangis? Air matamu membuatku lebih sedih lagi…” ucapnya sambil menangis.

Begitu terbangun, betapa terkejutnya Ah Ri mengetahui bahwa ia bukan di rumahnya, ataupun di apartemen Won Hee. Ia berada di apartemen yang asing, dan parahnya, ia tidur bersama dengan Yoon Ian, laki-laki yang ada di mimpinya itu.

Melihat itu, Ah Ri berpikir untuk tidak ingin kehilangan Yoon Ian. Ia sudah memutuskan untuk mengejar Yoon Ian karena kesempatan tidak mungkin datang dua kali. Ah Ri yakin, Yoon Ian adalah jodohnya, buktinya, mimpi pun bisa terlihat nyata.

Sementara itu, Kim Gana, orang yang sudah Yoon Ian anggap sebagai kakaknya, yang juga merupakan mantan pacar Gyu Wan, orang terdekat Ian, sebenarnya malah menyukai Ian. Sudah lima tahun berlalu semenjak kematian Gyu Wan, tapi Kim Gana tetap tidak peduli. Ia hanya peduli pada Ian yang mencoba untuk bunuh diri berkali-kali karena kehilangan orang yang paling disayangnya, Gyu Wan.

Cinta menjadi semakin rumit ketika ada orang ketiga, namun rasanya seperti lingkaran setan. Ah Ri menyukai Ian, dan ketika Ian mulai menyadari keunikan dan kepolosan dari gadis itu, Gana terus mengawasinya. Gana tidak suka Ian mulai memerhatikan gadis lain, bukan dirinya. Padahal, ia sudah kenal dengan Ian dua puluh tahun lamanya. Sementara Ah Ri? Mereka baru kenal sebentar. Tapi mengapa Ian lebih memilih Ah Ri? Sampai ketika Ian memutuskan untuk berpacaran dengan Ah Ri. Gana yang sakit hati pun berniat untuk memisahkan mereka berdua.

Ketegangan bertambah saat Shin Tae, teman Gyu Wan datang menemui Gana. Dan, Shin Tae sudah mengetahui rahasia yang Gana tutupi selama ini. Kesalahan terbesar yang dilakukan oleh Gana sudah diketahuinya, dan ia berniat untuk memberitahu Ian. Tentu saja Gana tidak tinggal diam. Ia pun berencana untuk membawa Ian pergi ke London, seperti dulu saat mereka belajar ke luar negeri demi membuat Ian melupakan Gyu Wan. Sekarang pun harus begitu.

Selama beberapa hari, Gana tidak terlihat, baik di Tero maupun di apartemennya. Dan, Ian pun khawatir. Sampai ketika ayah Gana datang menemui Ian dan berkata bahwa Gana sedang terganggu jiwanya. Mau tidak mau, Ian pun datang ke rumah Gana. Sesampainya Ian di rumah Gana, Gana langsung menyambutnya dengan lembut. Dan, Gana memanggil Ian dengan Gyu Wan.

Beberapa hari berlalu, namun tak hentinya Gana memanggil Ian dengan sebutan Gyu Wan. Ian merasa Gana sangat terpukul karena kehilangan Gyu Wan. Apalagi, Ian merasa dialah penyebab Gyu Wan meninggal. Karena menyelamatkan dirinya, Gyu Wan terbawa arus dan meninggal. Ian merasa semua adalah kesalahannya.

Akhirnya, Gana mengingat Ian. Namun, Gana memaksa Ian untuk pergi ke London menemaninya, karena hanya Ian yang bisa membantunya melupakan Gyu Wan.

Kira-kira, apa yang akan dilakukan Ian? Apakah ia akan memilih Ah Ri, wanita yang dicintainya, atau ia akan memilih untuk membantu Gana dan menemaninya ke London? Pilihan yang sulit karena Ah Ri dan Gana adalah orang yang disayang Ian. Kemudian, bagaimana dengan niat Shin Tae? Apakah ia berhasil membongkar rahasia Gana di depan Ian? Keadaan semakin sulit saat Ah Ri menemukan Gana di apartemen Ian dengan hanya memakai pakaian tidur.. Hmmm… Bikin penasaran ya, ayuk makanya dibeli buku ini! ^^ Seru lhooo ceritanya, sayang kalau terlewatkan!

**Review ini diikutkan dalam Review Challenge :

1. Young Adult Reading Challenge

2. BBI Review Challenge

3. New Author Reading Challenge

4. TBRR Pile

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s