[Review] With You by Christian Simamora and Orizuka

Title : With You

Author : Christian Simamora and Orizuka

Publisher : Gagas Media (Gagas Duet Project)

Total pages : 316 pages.

Get From : Pinjem kak Dinoy elek :p

You can buy from : Yes24Indonesia

Sinopsis :Β 

365 hari dalam setahun,
24 jam dalam sehari.

Di antara semua waktu yang kita punya,
kau sengaja memilih hari itu.

keluar dari mimpi indah,
lalu hadir dalam hidupku…

sebagai cinta yang selama ini aku tunggu.

WITH YOU adalah Gagas Duet, novella dari dua penulis GagasMedia: Christian Simamora dan Orizuka. Keduanya mempersembahkan dua cerita cinta yang menemukan takdirnya dalam satu hari saja.

Hello, readers! ^^ sebenarnya, aku baca buku ini karena…. Pertama, buku ini adalah salah satu karya pengarang favoritku, which means wajib masuk ke daftar bacaan dong yaaa. Hehehe. DanΒ kedua, kebetulan yang kalau bisa disebut kebetulan, kak Dinoy nitipin buku ini ke aku. Yah, itung-itung, jadi bisa ngirit karena nggak beli buku baru, kan? :DD

Jadi, mengenai buku ini…. aku akan kasih rate…. 4 dari 5. Karena, jujur, ini pertama kalinya aku baca karya kak Christian Simamora juga. Hehehe. Dan, di buku ini, aku menemukan perbedaan yang sangat jauh…. antara gaya penulisan kak Chrismor, dengan kak Okke. Oh ya, perhatian, sepertinya buku ini lebih baik dibaca oleh para remaja yang menjelang dewasa. karena, ada bagian…. kissing-kissing dan semacamnya. *spoiler*.

Menurutku, yang bener-bener fresh from the oven baca bukunya kak Chrismor, gaya penulisannya amat-sangat bebas dan remaja banget. Jadinya, lumayan juga buat dibaca. Apalagi, ada lucu-lucunya. hehehe, belum lagi, aku sempat lihat di review GR kalau gaya tulisannya kak Chrismor emang selalu sexy.Β Dan, kali ini aku menyaksikannya sendiri. Reviewer itu benar. Bahwa, gaya tulisan kak Chrismor emang sexy abis. Seru deh! πŸ™‚ Jadi pengen baca buku-buku lainnya.

Nah, sementara untuk kak Orizuka, seperti biasa. Aku selalu terkagum-kagum dengan karyanya. Entah, gaya penulisannya memang tidak sebebas kak Chrismor. Tapi, kak Okke selalu membuat tulisannya itu mengalir, jadi pembaca juga bisa merasakan, dan memposisikan diri sebagai tokoh yang dibuatnya.

Intinya sih satu, aku suka buku ini, karena kak Chrismor dan kak Okke bisa menyatukan perbedaan yang sangat terlihat itu menjadi satu. Aku juga suka sama alur dan kisahnya. Dalam hati sempet mikir juga sih, kok bisa ya mereka menemukan ide sebagus ini? Hehe, keep success ya untuk kalian berdua!

Oh ya, aku juga menyimpan beberapa quotes nih…

Halaman 5 : “Gue paling benci harus nunggu lama sampai bongkrekan, nggak tahunya gue di-cancel di menit-menit terakhir. Well, setuju banget sama ini quotes.Β 
Β 

halaman 16 : “cowok yang pantas dicintai adalah cowok yang bisa berjanji nggak bakal bikin lo nangis.”

masih ada beberapa sebenarnya, tapi maaf ya… aku nggak sempet nyatet 😦

Dan, masih ada 2 typo yang aku lihat di buku ini. Sebenarnya sih aku kurang tahu antara typo – atau emang gaya tulisannya begitu. Bagian kak Chrismor soalnya, jadi nggak bisa nge-judge bahwa itu pasti typo πŸ™‚ karena ada aja memang yang tulisannya misalnya, God, jadi Gawd, dan semacamnya.

halaman 9 : “eh, jadi gimans” –> apa ini memang dia menyebutnya eh gimans atau memang typo seharusnya gimana? karena belakangan ini kan memang remaja suka nulis kata-kata ditambahin s. Kaya misalnya : eh minums dongs. atau semacamnya, mungkin ini salah satunya? atau memang typo, I don’t really know πŸ™‚
Β 

halaman 24 : “change this wih my own clothes” –> aku rasa ini seharusnya change this with my own clothes. Tapi, seperti yang aku bilang diatas, bisa juga karena emang tulisannya kak Chrismor yang begitu. πŸ™‚

Nah, menurut pengamatanku sih, itu aja yang aku lihat jelas. hehehe.

Untuk review? Hmm, boleh, lihat aja di bawah ini ya ^^

Cinderella Tan, sebut saja namanya Cindy. Seorang model yang sudah professional dan bisa dibilang, hmm… artis papan atas. Ia memiliki teman, bernama Kelly. Kelly sendiri adalah orang yang pemalu, meskipun malu-maluin. *eh salah ya.

Jadi, ditengah kekesalan Cindy pada Kelly, yang saat itu – sudah berjanji padanya untuk tidak mendekati laki-laki yang beristri dan meninggalkannya- melalui telepon, ternyata Jere mendengarnya. Laki-laki itu, model yang baru saja dipasangkan dengan Cindy beberapa jam yang lalu, berhasil menguping pembicaraan mereka.

Sayangnya, bukan meminta maaf, Jere malah bersikap seakan-akan itu adalah hal yang biasa saja. Bahkan, Jere, hmm, mengganti pakaiannya – membuka kemejanya – di depan Cindy. Sebenarnya, Cindy tidak terlalu masalah. Itu adalah hal biasa. Ia pun sering membuka baju di hadapan model-model cowok lainnya, begitu pula sebaliknya. Tapi…berbeda dengan Jere. Apalagi….s-saat…. Jere mengajaknya dinner. Pesonanya…. Cindy harus menelan ludah, dan mencoba menolaknya. Kira-kira, apa sih pilihan yang akan diambil Cindy? Membiarkan Jere dinner dengannya atau tetap bersikekeuh menolak ajakan Jere?

Cindy juga memiliki sepupu bernama Lyla. Dan kali ini, bagian kak Okke. πŸ™‚

Lyla, sangat menyukai sunrise. Baginya, sunrise adalah start dari hidupnya, atau mungkin sebenarnya awal dari hidup barunya. Hidup tanpa Juna, kekasih yang baru saja bulan lalu meninggalkannya. Lyla pikir, mungkin saja Juna sudah menyadari kenyataan itu. Kenyataan, bahwa Juna salah memilih Lyla. Bahwa, mungkin Lyla memang manusia terakhir yang mungkin akan dipilih oleh setiap laki-laki.

Lyla tahu diri, bahwa ia tidak cantik. Ia tidak seperti perempuan lainnya yang suka berdandan, ia tidak seperti perempuan lainnya yang selalu heboh dan mengurus rambutnya. Lyla hanya seorang gadis simpel yang menyukai binatang. Sesimpel itu. Mungkin, empat tahun yang mereka jalani bersama, terlalu hambar seperti saat kata Juna memilih hal itu sebagai alasan putus. Karena empat tahun itu, tidak begitu berasa dan tidak penting bagi Juna, itulah yang dipikirkan Lyla.

Lyla pun memutuskan untuk berlibur ke Karimunjawa, tempat yang sebenarnya pernah dibicarakan berdua dengan Juna, bahwa suatu saat mereka akan ke tempat ini. Alih-alih bisa melupakan Juna, Lyla malah harus menerima kenyataan bahwa, ia akan tur, bersama kelompok Juna. Iya, Juna ada disana dengan tim klub selam dari kampusnya! Apa yang harus Lyla lakukan? Belum lagi, ada Fadhil, laki-laki penuh pesona yang menjadi tour guide Lyla. Akankah Lyla melupakan Juna? Akankah Lyla bersama Fadhil? Atau…. malah kembali kepada Juna?

Penasaran dong ya? Pasti deh. Ayo, dibeli buku ini supaya bisa menjawab rasa penasaranmu itu! ^^

**Review ini diikutkan dalam beberapa Reading Challenge :

1. Indonesian Romance Reading Challenge.

2. Lucky no. 14 Reading Challenge : Favorite Author.

3. TBRR Pile.

4. BBI Reading Challenge.

5. Orizuka’s Books Reading Challenge.

Advertisements

3 thoughts on “[Review] With You by Christian Simamora and Orizuka

  1. Aku punya buku ini, tp blm kubaca πŸ˜€
    Sama Ci, aku beli jg krn kak Ori xDD

    Loh, ini itu 2 cerita yg dimasukin ke dlm 1 buku ya?
    Aku pikir mrka brdua kolaborasi buat bkn 1 cerita..
    Hahahaha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s