[Review] Our Story by Orizuka

10048887Title : Our Story

Author : Orizuka

Publisher : Authorized Books

Total pages : 240 pages

Get From : Buy at OwlBookStore

You can buy from : OwlBookStore

Rate :Β 5*/5

Hello readers! Hehehe, hari ini saya kebetulan bisa menyelesaikan dua buku karya kak Orizuka sekaligus. Cukup merupakan kebanggaan sih, hehehe. Jadi, seperti biasa, kak Orizuka memang tidak pernah mengecewakan aku. Dan kali ini… aku harus dibuat terkagum-kagum sama kak Okke yang memang suka membuat pembaca terpukau :p

Jadi, kelebihan pada buku ini adalah… semua! Menurutku, buku ini sempurna. Memang sih di dunia ini nggak ada yang sempurna, tapi buku ini minimal boleh disebut… nyaris sempurna deh. Hehehe, buku ini menjadi inspirasi banget. Dan ya, buku ini memang persembahan kak Okke supaya banyak masyarakat, khususnya remaja, yang harus lebih menjaga lingkungan hidup. Yang harus lebih bertanggung jawab pada diri dan sekolahnya.

Buku ini, memotivasi kepada anak-anak remaja yang mungkin menyia-nyiakan hidupnya demi narkoba, seks bebas, atau lainnya yang menghancurkan masa depannya sendiri. Dengan buku ini, mungkin pembaca bisa membantu teman atau siapa saja yang sudah menghancurkan hidupnya. Membantu orang-orang itu bangkit dari keterpurukan dan ketakutannya. Membantu mereka bangkit dari penghancuran hidupnya sendiri. Membantu mereka…. lebih mempertanggungjawabkan hidup ini.

Oh ya, sebelum mereview buku ini, ada baiknya kalau aku berikan sinopsis dulu ya.

Masa SMA.
Masa yang selalu disebut sebagai masa paling indah,
tapi tidak bagi anak-anak SMA Budi Bangsa.

SMA Budi Bangsa adalah sebuah SMA di pinggiran ibukota yang terkenal dengan sebutan SMA pembuangan sampah, karena segala jenis sampah masyarakat ada di sana.

Preman. Pengacau. Pembangkang. Pembuli. Pelacur.

Masuk dan pulang sekolah sesuka hati.
Guru-guru honorer jarang masuk dan memilih mengajar di tempat lain.
Angka drop out jauh lebih besar daripada yang lulus.

Sekilas, tidak ada masa depan bagi anak-anak SMA Budi Bangsa,
bahkan jika mereka menginginkannya.

Masa SMA bagi mereka hanyalah sebuah masa suram yang harus segera dilewati.

Supaya mereka dapat keluar dari status ‘remaja’ dan menjadi ‘dewasa’.
Supaya tak ada lagi orang dewasa yang bisa mengatur mereka.
Supaya mereka akhirnya bisa didengarkan.

Ini, adalah cerita mereka.

***

Bagaimana? apakah kamu masih ingin menyimak bagian dari buku ini? Kalau ya, silahkan baca review di bawah ini πŸ˜‰

Yasmine, gadis itu harus kembali ke Indonesia karena mendengar ibunya yang sakit. Awalnya, ia sekolah di Amerika, karena mengikuti ayahnya – yang sudah bercerai dengan ibunya. Namun, Yasmine merasa menyesali keputusannya dan kembali ke Indonesia. Ayahnya menyetujuinya dan menitipkan Yasmine pada temannya di Indonesia, Raymond. Dan, Raymond lah yang membantu Yasmine untuk mendaftar sekolah terbaik rekomendasinya.

Namun, karena Raymond terlalu percaya pada sopirnya yang sudah setia bersama dengannya, ia pun mempercayakannya kepada sopir itu. Sampai ketika Yasmine harus datang ke sekolah itu sendiri. Sampai ketika Yasmine harus melongo melihat gedung bobrok yang bahkan tidak pantas menyandang kata “sekolah”, dan begitulah kenyataannya.

Seharusnya, Yasmine sekolah di SMA Bukti Bangsa, sekolah elite berstandar internasional, dan ternyata, sekolah yang ia baru saja hadapi adalah.. sekolah Budi Bangsa. Supir itu sudah salah mendengar rupanya. Awalnya, Yasmine ingin menarik ijazahnya dari kepala sekolah, sampai ia tahu bahwa ayahnya telah memberikan uang tiga puluh juta rupiah. Terpaksa, Yasmine harus menjalani kehidupan barunya. Sekolah di tempat yang tidak cocok disebut sekolah. Ironis.

Hari pertama, Yasmine malah bertemu dengan Nino and the geng. Nino, terlihat menyeramkan dengan tongkat baseball ditangannya. Namun, Yasmine sudah bertekad, ia harus berani menghadapi laki-laki itu. Tapi sayang, semua di sekolah itu membuat Yasmine berpikir bahwa disana benar-benar tidak ada yang normal. Mungkin, kecuali Feris, salah satu yang terlihat paling normal dari antara lainnya.

Feris adalah ketua kelas, sekaligus ketua OSIS. Tapi, tidak ada murid yang menakutinya. Semua murid, jauh lebih takut pada Nino yang sudah terkenal di seluruh kota. Nino, orang yang pernah mengirimkan seseorang ke rumah sakit, tanpa pernah kembali lagi. Nino juga merupakan tipikal orang brengsek. Intinya, Nino dan Feris itu…. seperti langit dan bumi. Beda jauh!

Semua orang pasti memiliki masa lalu yang tidak menyenangkan. Begitu pula dengan Yasmine. Begitu pula dengan Feris. Begitu pula dengan Nino. Setiap hal pasti memiliki alasan. Pelan tapi pasti, buku ini akan menceritakan kisah Yasmine di sekolah, bagaimana ia harus menghadapi Nino, bagaimana ia harus menghadapi Sisca,Β pecun yang ada di sekolah mereka? Dan, bagaimana Yasmine harus menjalani kehidupan yang luar dari biasa ini bersama dengan mereka? Mereka, yang dianggap sebagai sampah masyarakat?

Silahkan, dibuka buku ini ya. Aku tahu, kamu pasti penasaran πŸ™‚

**Review ini diikutkan dalam Reading Challenge :

1. Indonesian Reading Romance Challenge.

2. Lucky no. 14 Reading Challenge : Favorite Author.

3. TBRR Pile.

4. Orizuka’s Books Reading Challenge.

Advertisements

7 thoughts on “[Review] Our Story by Orizuka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s