[Review] The Tale of Desperaux – Kate DiCamillo

Title : The Tale of Desperaux (Kisah Desperaux).

Author : Kate DiCamillo.

Total pages : 275 pages.

ISBN : 978-9792-211-849

Buy From : RumahBuku

You can buy from :Β Yes24Indonesia

Rate : 4,5* / 5

Hello semuanya ^^ awalnya, aku beli buku ini karena tertarik dengan sinopsisnya. Kemudian, karena kebetulan posbar BBI bertema fabel jatuh pada tanggal 27 Januari, aku pun memutuskan untuk baca bareng kak Chei, kak Lina, dan kak Siti πŸ˜€
Awalnya, janjian baca buku bareng tanggal 20 Januari, kemudian meleset jadi tanggal 21 Januari.. Dan, saya sendiri yang meleset sampai tanggal 22 Januari. Hohohohoho… Kemudian, aku pun baca dalam waktu 3 jam sampai habis. >/////< *lamanya*
Kenapa aku kasih rate 4,5 bintang dari 5? Nggak kebanyakan? Nggak! Karena, buku ini bener-bener bagus. Dan, NO TYPO (entah aku yang nggak ngeliat karena keasikan baca, atau memang nggak ada ya).
Intinya, buku ini bagus banget! Ceritanya cocok untuk semua umur, anak kecil, remaja, dan dewasa pasti menyukai cerita ini. Sudut pandang dari buku ini adalah sudut pandang orang pertama sebagai yang menceritakan kisah si tikus.
Mau tahu sinopsisnya? Nih, aku kasih. Pasti penasaran deh setelah baca.

Ini kisah tentang Despereaux Tilling, tikus kastil yang jatuh cinta pada musik, cerita-cerita, dan putri bernama Pea. Ini juga kisah tentang tikus got bernama Roscuro, yang hidup dalam kegelapan namun sangat menyukai dunia yang dipenuhi cahaya. Dan ini kisah tentang Miggery Sow, gadis pelayan berotak lamban yang memiliki satu harapan yang sederhana tapi mustahil. Tokoh-tokoh ini akan melakukan perjalanan yang membawa mereka turun ke ruang tahanan bawah tanah yang mengerikan, naik ke kastil yang gemerlapan, dan akhirnya, ke dalam kehidupan mereka masing-masing. Dan apa yang terjadi saat itu?Pembaca, kau ditakdirkan untuk mencari tahu.Pemenang Newbery Medal 2004.

Apakah penasaranmu cukup sampai disitu? Oh, tentu tidak.
Masih ada review dariku yang mungkin menambah tingkat penasaranmu menjadi maksimal. πŸ™‚
Buku ini menceritakan kisah tentang Desperaux, si tikus kastil yang bertubuh kecil. Berbeda dengan tikus kastil lainnya yang seharusnya besar, dan bertelinga kecil. Desperaux jelas berbeda, dengan telinganya yang besar dan bertubuh sangat kecil. Bahkan, Desperaux lahir dengan mata terbuka, dimana seharusnya tikus lahir dengan mata tertutup.
Desperaux, memiliki banyak saudara, salah satunya adalah Furlough. Desperaux diajarkan oleh saudara-saudaranya, entah cara memakan kertas atau buku, berlari layaknya tikus profesional, dan lain sebagainya. Namun Desperaux berbeda. Ia tidak suka memakan kertas atau buku. Ia lebih suka membacanya. Desperaux bahkan mendengarkan musik yang tidak seharusnya didengar oleh tikus.
Ibunya, Antoniette dan ayahnya, Lester sudah angkat tangan. Desperaux jelas mengecewakan orang tuanya. Bagaimana ada tikus yang tidak memakan kertas, dan tidak bersembunyi ketika manusia melihatnya? Gila.
Suatu ketika, sang tikus, Desperaux, mendengarkan alunan musik yang begitu indah, yang ternyata dimainkan oleh seorang Raja, dengan putri kecilnya disana, Pea.
Desperaux, yang sudah berkali-kali membaca buku sampai habis, yang mengisahkan tentang ksatria yang hidup bahagia selamanya bersama Putri, jatuh cinta pada Pea. Iya, tikus itu jatuh cinta pada putri manusia yang bernama Pea. Dunia ini sudah agak tidak waras, bukan? Tapi itulah cinta.
Desperaux selalu mengingat kata-kata itu.Β Aku menyayangimu, hidup bahagia selamanya. Aku menyayangimu, hidup bahagia selamanya.Β Desperaux berharap, ia pun bisa hidup bahagia selamanya, bersama dengan Putri Pea.
Ketika sang Raja sedang memainkan musik, berbeda dengan tikus lainnya, Desperaux mendekati manusia, hal yang paling terlarang dalam peraturan tikus. Ia mendekati sang Raja, ketika seharusnya ia takut, ia malah membiarkan sang Putri, menyentuh puncak kepalanya.
Furlough yang melihat itu, terkejut dan segera memberikan kabar yang mengecewakan itu pada ayahnya, Lester. Dan kemudian, Lester pun membunyikan gendang, memanggil seluruh tikus yang disebut Dewan Tikus.
Dewan Tikus, dengan beranggotakan tiga belas Tikus Terhormat dan satu Tikus Kepala Amat Sangat Terhormat, juga orang tua Desperaux dan saudara-saudaranya, mengadakan meeting mendadak.
Ketika Furlough dan Lester menceritakan semuanya kepada Dewan Tikus, semuanya sepakat untuk membawa Desperaux ke ruang tahanan bawah tanah, yang gelap, dan menyeramkan.
Desperaux pun dipanggil Furlough untuk segera menghadap Dewan Tikus. Alih-alih bertanya pada Furlough mengapa ia ditangkap – karena mungkin tikus kecil itu belum mengerti -, Desperaux malah bertanya, apakah Furlough pernah mengetahui apa arti cinta? Waduh, Waduh, Waduh, ia pasti sudah gila, pikir Furlough.
Anak-anak, kalian tahu, pengkhianatan itu terasa menyakitkan. Ketika bahkan Desperaux dibiarkan oleh ayahnya untuk masuk ke ruang tahanan bawah tanah. Ketika Desperaux bahkan didorong oleh Furlough, saudaranya sendiri, untuk masuk ke ruang tahanan bawah tanah. Ketika ibunya, Antoniette, mengucapkan kata “Adieu” yang berarti selamat tinggal, saat Desperaux dibuang ke ruang tahanan bawah tanah.
Di tempat lainnya, Chiaroscuro, seekor tikus got yang tinggal di ruang tahanan bawah tanah. Roscuro, begitu teman-temannya memanggilnya, begitu menyukai cahaya. Ia mengenal cahaya saat ia berhasil keluar dari ruang tahanan bawah tanah, dan melihat pesta yang begitu indah. Saat itu, sedang ada pesta bersama Ratu, Putri Pea, dan Raja, serta seluruh pegawai kerajaan.
Tanpa disangka, sesuatu terjadi. Ketika Roscuro bergantung pada lampu, jatuh ke sup sang Ratu. Sup, makanan kesukaan Ratu itu ternoda. Ratu pun marah, dan Putri Pea memandang jijik Roscuro. Ia pun kabur kembali ke ruang bawah tanah, dan dendam pada Putri Pea yang memandangnya jijik. Serendah itu, Tikus got. Begitu menjijikan. Hati Roscuro, sakit.
Di lain kisah, Miggery Sow, gadis yang bertelinga besar seperti kol karena terlalu banyak dijewer oleh paman (yang sebenarnya bukan paman kandungnya) yang membelinya dari ayah kandungnya sendiri. Ia ditukar hanya dengan sebatang rokok, sebuah taplak meja berwarna merah darah, dan seekor ayam betina.
Gadis itu memiliki harapan, seperti Desperaux yang mengharapkan Putri Pea, seperti Roscuro yang mengharapkan cahaya. Seperti itu juga Mig, sebutannya, ingin menjadi seorang putri. Ia gadis yang bodoh, dan sedikit tuli, berharap menjadi seorang Putri. Mustahil, bukan?
Inilah kisah tentang Desperaux, yang harus kalian baca sendiri. Apakah ia akan terbebas dari ruang tahanan bawah tanah? Apakah ia juga, akan bahagia selamanya bersama Putri Pea, seperti kisah di buku yang selalu dibacanya? Apalagi, ia bertemu Gregory, laki-laki tahanan yang juga berada di ruang bawah tanah.
Inilah kisah tentang Roscuro, seekor tikus got yang berharap pada secercah harapan. Sebuah cahaya terang. Ia menginginkan cahaya. Meski bagaimanapun, ia tetap harus naik ke atas dan balas dendam pada Putri Pea. Akankah rencananya berhasil?
Dan inilah kisah tentang Miggery Sow. Akankah ia berhasil menjadi seorang putri? Akankah ia berhasil memakai mahkota dan baju yang indah seperti Putri Pea? Akankah ia bertemu pada ayahnya yang sudah tega menjualnya?
Yuk, telusuri buku ini. Temukan jawabannya. Kau pasti sudah penasaran sekarang.
Need other opinions? Click here ^^ :
3. Kak Lina – (menyusul).
Advertisements

26 thoughts on “[Review] The Tale of Desperaux – Kate DiCamillo

  1. Pingback: Kisah Depresi si Despereaux | Me: Book-admirer

  2. aku pun baca buku ini. Kemarin tanpa sengaja nemu buku ini masih rapi dengan bungkusan cokelat. Hasil beli buku second koleksi mba Annisa. Teringat ada posting bareng tema fabel, sekalian aja dilahap.

    Narasinya keren ya. Aku suka

  3. Pingback: January & February Update : New Author Reading Challenge 2014 | Joovirginia's Books Review

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s