[Review] In Bed With The Devil by Lorraine Heath

Image

Title : In Bed With The Devil

Author : Lorraine Heath

Publisher : Dastan Books

Pages : 416

ISBN :Β 978-6028-723-503

Buy at : Yes24 Indonesia (IDR 42.415)

Hello readers πŸ™‚ Akhirnya dalam waktu satu minggu, saya bisa menyelesaikan buku In Bed With The Devil ini πŸ™‚ Oh ya, sebelum memulai berbicara panjang lebar, ini novel ADULT yaaaaa dengan genre HISTORICAL ROMANCE πŸ™‚

Awalnya aku baca buku ini karena aku salah baca. (maksudnya gimana?). Iya, buku ini memiliki empat seri (Scoundrels of St. James) yang terdiri dari In Bed With The Devil sebagai seri pertama, Between The Devil and Desire sebagai seri kedua, Surrender To The Devil sebagai seri ketiga, dan Midnight Pleasure with a Scoundrel sebagai seri penutup.

Nah, kesalahanku terletak pada, aku baca seri kedua terlebih dahulu. Ha-ha-ha kalau itu bisa disebut kesalahan, sih. Jadi, seperti yang kujelaskan di Between The Devil and Desire, kalau aku pertama beli karena ada clearance sale. Nah, setelah aku baca Between The Devil and Desire, dan aku suka cerita his-rom, akhirnya aku memutuskan untuk beli ketiga series lainnya.. Dan ternyata, buku In Bed With The Devil ini, menurutku sih bagus. Yah, aku kasih rate 4 dari 5, deh πŸ™‚

Buku ini dengan ceritanya yang unik membuat aku tidak bisa berhenti membaca sampai jam 2 subuh (curcol). Nah, kekurangan dari buku ini adalah, masih ada beberapa typo (sekitar 2-3 typo) yang aku tangkap mata, sih. Tapi kekurangan ini masih bisa dimaklumi dengan cerita manisnya πŸ™‚

Yang aku suka dari buku ini adalah, penggambaran setiap karakter yang dibuat oleh Lorraine Heath terlihat jelas, dan walaupun aku baru pertama kali baca karyanya, aku memiliki gambaran bahwa gaya tulisannya memang khas. Dan, aku sebenarnya juga tertarik dengan judulnya itu, hehehehe In Bed With The Devil, kebayang nggak sih kalau bisa tidur bareng iblis? (nakal!)

Nah, bagi yang penasaran dengan buku ini, nih aku sodorin sinopsisnya di bawah ini :

Lady Catherine Mabry, putri Duke of Greystone, adalah gadis manja dan keras kepala yang tidak pernah merasakan kepahitan hidup. Demi menyelamatkan sahabatnya, Winnie, Catherine mendatangi satu-satunya orang yang dianggapnya mampu menyingkirkan Duke of Avendale, suami Winnie yang kejam. Orang itu adalah Lucian Langdon, sang Devil Earl. Sebagai imbalannya, Catherine bersedia memenuhi apa pun permintaan sang earl.Β 

Lucian Langdon adalah pria tampan dengan reputasi sebagai pembunuh dan penakluk wanita. Ia dibenci sekaligus ditakuti oleh para bangsawan karena ia membunuh pamannya sendiri untuk mendapatkan gelar Earl of Claybourne. Lucian bersedia mengorbankan kepingan terakhir jiwanya agar Frannie, teman masa kecilnya, bersedia menikahinya. Ia pun sepakat melakukan pembunuhan bagi Catherine dengan satu syarat: Catherine harus mengajari Frannie bagaimana menjadi seorang countess agar diterima masyarakat kalangan atas.Β 

Lucian merasakan ketertarikan yang aneh terhadap Catherine, terutama sejak wanita itu menyelamatkannya dari sebuah usaha pembunuhan. Tapi, ia sadar bahwa ia tidak bisa mencintai dua wanita. Dan hatinya adalah milik Frannie. Sementara itu, Catherine tidak ingin menyukai Lucian. Ia hanya ingin memanfaatkan sang earl dan melupakannya, tapi sesuatu dalam diri Lucian membuatnya tergugah. Ia tidak pernah menyangka kalau sang iblis ternyata punya perasaan yang begitu besar seperti cinta…

Masih belum puas melihat sinopsisnya? Nih, aku kasih ulasan “sedikit” mengenai ceritanyaa yaaa… πŸ™‚

Jadi, Lady Catherine Mabry, putri Duke of Greystone merupakan gadis yang amat sangat keras kepala. Gadis itu mendatangi Lucian Oliver Langdon, Earl of Claybourne demi menyelamatkan Winnie, sahabatnya yang tersiksa karena kehadiran suaminya namun tidak bisa berbuat banyak. Catherine ingin melenyapkan Duke of Avendale bagaimanapun caranya. Nekat, akhirnya Catherine mendatangi Devil Earl, untuk membunuh Avendale dengan imbalan Catherine akan memberikan apa saja untuknya.

Lucian menolak, bukan karena ia takut untuk membunuh. Tapi Lucian menolak karena ia tidak mau merasakan penderitaan yang sama, seperti ia membunuh paman nya sebelumnya untuk mendapatkan gelar Earl of Claybourne.Tidak, ada alasan lain di balik pembunuhan terhadap pamannya yang menyangkut Frannie. Dan jika menyangkut Frannie, Lucian rela memberikan kepingan terakhir jiwanya untuknya.

Catherine tahu, bahwa mendatangi iblis adalah hal yang berbahaya. Bukan karena pengaruhnya yang kuat, tapi karena Catherine menjadi suka pada sang iblis. Di sisi lain, Claybourne ingin meminang Frannie menjadi istrinya, namun laki-laki itu belum juga memiliki nyali yang besar untuk melakukannya. Suatu hari di satu kesempatan, akhirnya Claybourne melakukannya. Namun Frannie menolaknya, dengan alasan karena Frannie tidak bisa menyandang status “countess of Claybourne”. Ia merasa bahwa ia tidak akan bisa menyamakan status Claybourne yang sebagai bangsawan.

Lucian menemukan sebuah ide. Bahwa seharusnya kerja sama yang ditawarkan Catherine bisa menjadi kesempatan baginya. Akhirnya, Lucian mengirimkan surat untuk Catherine agar menemuinya di taman. Mereka bertemu, dan membuat kesepakatan. Catherine akan mengajarkan Frannie untuk berminum teh di sore hari, cara berjalan sang bangsawan, dan melakukan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh kaum bangsawan wanita lainnya. Entah mengapa, Catherine patah hati mendengar bahwa Lucian ingin menikahi seorang gadis itu, bahkan memintanya untuk mengajarinya memiliki sikap kaum bangsawan.

Namun demi sahabatnya Winnie, ia rela melakukan apa saja. Catherine menyetujuinya, dan mereka sepakat setelah Catherine mengajari Frannie, Lucian akan segera melakukan tugasnya untuk membunuh Avendale. Lucian tidak tahu mengapa Catherine sangat antusias untuk membunuh Avendale, namun Catherine tidak ingin mengatakannya pada Lucian.

Suatu hari Lucian berpikir, apakah Catherine ingin dirinya melenyapkan Avendale karena Avendale mengambil kehormatannya? Lucian tidak tahu mengapa ia peduli, namun akhirnya ia menawarkan diri untuk membunuh Avendale terlebih dahulu bahkan sebelum Frannie menuntaskan pelajarannya.

Catherine yakin, setelah Frannie berhasil menuntaskan pelajarannya, ia tidak akan berhubungan lagi dengan Lucian. Menurut kalian bagaimana? Apakah Catherine mampu melupakan Lucian dan menjalani kehidupan sehari-harinya? Apakah Frannie akan menerima Lucian setelah ia memiliki sikap sebagai countess? Mari temukan jawabannya di balik buku bercover ungu ini πŸ™‚

Masih belum puas juga? Ada beberapa quotes yang sudah aku ambil dari buku ini, check out ya! ^^

Jika kau besar di jalanan kota London, kau belajar bahwa ada begitu banyak hal yang tidak pernah dibicarakan orang – hal 7

Ketika aku tumbuh menjadi seorang pria dewasa, tampak dari luar, aku memang tumbuh layaknya seorang bangsawan. Namun di balik semua itu, di dalam hati aku masih seorang bajingan – hal 8

β€œtidak ada seorangpun bisa membebaskanku dari dosa-dosaku, Frannie, kau tahu itu” – hal 16

β€œDia selalu bilang, jika kau ingin mati dalam keadaan kaya, maka investasikan uangmu untuk hal-hal yang kotor” – hal 16

Harga yang harus kau bayar jika berdansa dengan iblis adalah tinggal di neraka – hal 27

Tindakan kadang bisa lebih banyak bicara dibanding kata-kata itu sendiri – hal 36

Mengunjungi sang iblis adalah sebuah kesalahan, dan ia hanya bisa berdoa kalau perbuatannya sekarang ini tidak akan menghantuinya – hal 38

Ketika ada seseorang membahayakan orang yang kita cintai, kita harus melakukan apa yang harus kita lakukan – hal 41-42

Keselamatan dan sekaligus hukumanku adalah menjalani hidup sebagai cucunya – hal 43

β€œKalau begitu, tidak ada pria yang akan memilikiku karena aku tidak akan berubah untuk menyenangkannya” (Catherine) – hal 50

β€œKetika kau mencintai seorang pria, kau akan melakukan apa saja untuk membuatnya senang (Winnie) – hal 67.

Oh Tuhan, awalnya ia yang mendatangi sang iblis, sekarang iblis itu sendiri yang mendatanginya – hal 70.

Siapa yang pernah menyangka kalau sang iblis punya perasaan yang begitu besar seperti cinta? – hal 77

Sebagai seorang bajingan. Apa kau tidak pernah mendengar bahwa para penjahat juga memiliki kehormatan? – hal 78

Kau sekarang memiliki ikatan dengan iblis, My Lady. Semoga kau bisa beristirahat lebih nyaman di malam hari dibanding aku – hal 81

β€œApa kau pernah begitu menginginkan sesuatu hingga kau rela melakukan apa saja, percaya apa saja untuk bisa memperolehnya?” – hal 97

Kadang memiliki mimpi membuatmu merasa lebih lengkap dibanding menghadapi kenyataan – hal 107

Aku adalah pria yang memiliki banyak musuh, Catherine. Tapi sebelumnya aku tidak pernah punya malaikat pelindung yang cantik – hal 135.

“Aku benar, seorang iblis lebih baik daripada santo” – hal 308.

Dan, ini dia beberapa typo yang aku temukan :

1. Hal 75 – Calybourne, seharusnya Claybourne.

2. Hal 105 – Tingga, seharusnya tinggal.

3. Hal 307 – untuk untuk, seharusnya untuknya satu kali saja.

Berikut keempat seri Scoundrels of St. James :

1. In Bed With The Devil

2. Between The Devil and Desire [reviewed]

3. Surrender To The Devil [will be reviewed soon]

4. Midnight Pleasure With A Scoundrel [will be read soon]

Advertisements

12 thoughts on “[Review] In Bed With The Devil by Lorraine Heath

  1. Pingback: [Review] Between The Devil and Desire – Lorraine Heath | Joovirginia's Books Review

  2. Kmrn aku blg trtarik sm judulny kan Ci? Hahaha, tp sinopsis sm reviewny kykny gak sesuai sm gambaran ϑï otakku. ==”

    Baca seri ke 2 baru yg prtama tu sm aja kyk baca epilog baru prolog. Wkwkwk. Sebel bgt pasti πŸ˜€

    Aku penasaran mau baca review ttg novel genre fantasi mu Ci. Yg MortAl Instrumen itu y klo gak slh? #lupa
    Kapan di bacanyaaaa? Wkwk

    • Hahahaha, sepertinya kamu nggak suka genre historical romance ya πŸ™‚

      Iya, tapi untungnya ini ceritanya yang nggak perlu harus baca urutan. Walaupun jadi kebocoran cerita temennya duluan baru orangnya kan? hahaha *jadi bocor sendiri*

      Oh, the mortal instruments masuk reading challenge 2014-ku, jadinya nanti aku baca tahun 2014 ya.. kemungkinan besar bahkan bisa sampe akhir tahun :)))

  3. hai Joo..
    kali pertama berkunjung ke blogmu krn tergiur sama promosi dr tweet ttg Birthday Giveaway..ikutan jg ya..hehe..
    salam kenal dulu ya πŸ™‚

    sepertinya novel ini seru ya..ada romance (favoritku πŸ˜„ ) plus thrillernya..jd penasaran..boleh dicoba deh kalo nampak..hehe..

    mengenai review, aku pilih yg ini karena menurut aku review yg kamu tulis semakin berkembang dari waktu ke waktu..pas aku intip review lain yg kamu tulis (review awal” waktu baru nge-blog), isinya masih tidak sepadat review yg skrg..

    okaay, komennya ga boleh byk” secara aku jg ga jago- jago amat dalam me-review novel yg kubaca..keep reading and review on it *comot quote blog kamu :p *

    erta,
    ertalin.blogspot.com

  4. jujur aja eon pertama aku ngeliat pic cover review buku ini pas lagi blogwalking blognya eon aku kurang tertarik, keliatannya ini buku terbitan lama yaa?:o (bener gak nih? kalo salah maap yaa hehe^^v) tapi pas liat judulnya yang cukup bikin penasaran karena ada “in bed”-nya (?) akhirnya iseng deh aku coba baca reviewnya dan ternyata memang seperti judulnya yang sudah terlihat jelas, genre bukunya adult wkwkwkwkxD dan sepertinya awal mula ketertarikan kita sama buku yang satu ini sama eon, karena judulnya wkwkwkxD

    dan setelah aku baca, 1 kata buat reviewnya, DAEBAK!!!XD
    ceritanya ringkas jelas padat, diawal masih normal-normal aja suasananya… eh makin kesini makin seru makin seru makin seru dan di ending bikin penasaranxD serius aku penasaran sama kelanjutannya eon._.v dari beberapa review eon yang udah aku baca aku acungin 2 jempol buat yang ini d( ^-^)b bikin penasaran banget sama ceritanya soalnya abis baca reviewnya:O kirakira buku kayak gini di rental peminjeman buku ada gaya:”

    dan sepertinya saran-saran dari pembaca di acara give away sebelumnya buat reviewnya eon udah banyak yang dipake yaa, saranku salah satunya hehehexD (pede banget.-.v maap yak hehe) jadi makin komplit eon reviewnya ditambah saran-saran dari pembaca, daebak lahh pokoknya:D tapi berhubung aku masih awam di dunia per-review-an (aduh ini apa bahasanya wkwkwk) aku gabisa komentar banyak nih jadinya buat ngasih yang positif, tapi yang penting menurutku reviewnya yang ini bagus banget ceritanya:D

    dan ini ada 2 quote favoritku dari semua quote yang udah aku baca di reviewnya^^
    > Tindakan kadang bisa lebih banyak bicara dibanding kata-kata itu sendiri – hal 36
    > β€œKetika kau mencintai seorang pria, kau akan melakukan apa saja untuk membuatnya senang (Winnie) – hal 67.

    maap yaa eon aku setiap comment banyak banget, curcol mulu ini jadinya.-. berhubung aku comment panjang banget aku jadiin buat ikutan give away aja lagi yaa eon?? hehehe buat give away yang birthday:D walaupun udah pasti aku gadapet karena give away sebelumnya udah menang, tapi gak ada yang gamungkin kan yaa eon?^^ yah pokoknya terakhir maap aku comment banyak banget eonT.T

  5. hai Joo..
    kali pertama berkunjung ke blogmu karena penasaran sama promosi dari twitter tentang Birthday Giveaway yang kamu adain ini ..dan memutuskan ikutan juga ya..hihi…
    salam kenal dulu ya πŸ™‚

    Aku tertarik sama review ini karena judulnya menarik dan punya genre historical romance. Kalo,ngeliat dari review yg kamu buat,buku ini menarik deh πŸ™‚ apalagi ada unsur thriller pasti menegangkan dan buat penasaran. Tulisan yang kamu buat juga cukup padat dan menggambarkan bayangan dari keseluruhan novel berseri itu jadi yan membaca review yang kamu buat ini kurang lebihnya dapat memahami cerita novel berseri itu. Jujur, aku juga suka sama novel yang berseri kayak gitu.
    “Mengunjungi sang iblis adalah sebuah kesalahan, dan ia hanya bisa berdoa kalau perbuatannya sekarang ini tidak akan menghantuinya – hal 38”
    “Kadang memiliki mimpi membuatmu merasa lebih lengkap dibanding menghadapi kenyataan – hal 107”

    Quote-quote yang ada dalam novel ini pun menarik,menggunakan bahasa yang simple namun dapat dipahami walaun sedikit berat. Tapi,secara keseluruhn kamu dapat mereview buku ini dengan baik dan mudah dipahami.

    Aku juga udah mengirim data lewat e-mail rissyamutyaprima@gmail.com πŸ™‚
    Semangat mengikuti Give Away kali ini πŸ˜€

  6. Hai, Kak Jo…
    ikut comment review ini untuk birthday giveaway yaaa πŸ™‚
    Setelah membaca beberapa review, akhirnya aku memutuskan untuk menyukai review yang ini. Kenapa? karena ini adalah review yang paling komplit diantara review-review yang lain. yang paling aku suka disini, ada quotesnya. gatau kenapa seneng banget kalo baca quotes-quotes dari novel. Terus disini review kak jo juga lebih teliti, dimana kakak menjabarkan kesalahan (typo) yang ada di novel. Dan yang terpenting, review buku ini ga spoiler, sehingga membuat rasa penasaran untuk pembaca. Selain ada sinopsis, disini juga ada ulasan dengan bahasa kakak sendiri yang lebih bisa dimengerti.
    Biar lebih bagus lagi coba deh kakak tambahin pendapat kakak tentang tokoh-tokoh yang ada di novel, baik itu penggambaran sifat, atau deskripsi fisik yang menonjol, terus juga kelebihan dan kekurangan dari novel itu sendiri apa. oke mungkin segitu aja komentarku, semangat untuk mereview lebih banyak buku ya, Kak.

    Regards,
    Hani

  7. Hai,,
    setelah cari2 reviewmu akhirnya nyantol ke review yang satu ini (UNTUK BIRTHDAY GIVEAWAY)
    Kenapa? Karena saya tertarik dengan genre historical romance, romantis tapi bikin deg-deg plas πŸ˜€ Terlebih cara kamu me-review-nya begitu mengalir dan sudah paham betul untuk bikin orang penasaran buat baca ini buku (setelah ini pasti saya meluncur ke tokbuk deh) Review-nya juga udah cukup lengkap jadi pembaca bisa membayangkan sedikit banyaknya tentang alur cerita, tokoh, ataupun menebak ending-nya.

    Email: aliyasworld@gmail.com
    http://www.aliyasworld.wordpress.com
    Twitter: @amutualism

    Terima kasih ^^

  8. [GIVE AWAY] BIRTHDAY GIVE AWAY

    baca, baca, baca dan baca dari awal mulai terhanyut, kemudian jedaaaarrrrr seperti terputus di tengah jalan. itulah yang membuat semakin penasaran dengan buku ini.

    #brb meluncur ke toko buku online buat nyari ini buku#

    resensi dari buku ini cukup lengkap dan cukup detail (dengan menuliskan ada berapa banyak typo di buku ini) yang berhasil mengulik rasa penasaran saya dan ingin segera mencari bookset nya. πŸ˜€

    Terima kasih ya sudah menuliskan resensi buku ini, jadi bisa segera membeli buku ini dan menemani saat2 liburan πŸ˜€

    @steviniaepin

  9. Pingback: Liebster Blog Award | Joovirginia's Books Review

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s